SATU MALAM BERBARING DI GLASIER

Cuaca dingin menggigit tulang dan sensasi magis. Dua hal itu yang Rani rasain waktu akhirnya bisa menginjakkan kaki di Everest Basecamp yang berada di ketinggian 5363 MDPL. Rani dan tim dapet kesempatan untuk bisa menghabiskan satu malam disana. Buat Rani si anak Bekasi, malam itu adalah salah satu malam paling berkesan yang pernah aku alamin. Yuk ah kita mulai ceritanya. Selamat membaca! 🙂

DSC01541

Pintu gerbang Everest Basecamp

Rani sampai di gerbang Everest Basecamp setelah delapan hari melakukan  pendakian. Waktu itu kalo gak salah udah jam 4 sore. Jujur aja saat itu tenaga udah tinggal sisa-sisa terakhir tshaay, napas udah engap. Entahlah dimana oksigen. Saat kupanggil sepertinya dia lagi kencan jadi gak bisa diganggu ish kesel. Baik mari kita lanjut haha. Sampe gerbang Rani foto-foto dong yah pastinyaa. Sambil mengabadikan momen, sebenernya dalam hati Rani khawatir soal harus berapa lama lagi jalan buat sampai ke tenda tempat menginap. Guide ku pun saat itu gak tau di tenda mana kita akan beristirahat. Ternyata dia juga baru pertama kali akan tidur di Everest Basecamp jalur selatan.

2018_0331_09571100(3)

Jalur menuju ke tenda penginapan

Setelah nanya sana sini, akhirnya kita tau kalo tenda kita posisinya itu di paling ujung. Masih jauuhh hahaha (udah sampe tahap ketawa aja dah). Everest Basecamp ini emang luas sekaliii. Ada lebih dari 25 operator pendakian yang akan menyambut para pendaki dari seluruh belahan dunia. Yap musim pendakian ke Everest emang baru aja akan dimulai saat itu, jadi seluruh operator melakukan persiapan. Hamparan salju dan glasier yang luas dipenuhi oleh tenda-tenda warna biru dan kuning. Ada tenda yang menarik perhatian Rani yaitu tenda toilet. Ternyata pas masuk toilet, hal satu-satunya yang akan di temui adalah tong biru besar terbuka. Nah disanalah seluruh kotoran dalam tubuh dibuang. Jadi kita bisa lihat kotoran orang lain juga (ehem maaf banget buat yang jijikan yaah). Seminggu sekali Yak akan datang dan mengangkut semuanya ke tempat pembuangan. OMG! Rani pun tersadar kalau selama pendakian Rani suka megang-megang tong biru yang diangkut sama Yak! Ternyata yang kusentuh adalah tong berisi “itu” semuah! AAAAAAAAA

Screen Shot 2018-07-20 at 11.11.00 PM

Tenda kecil kuning ini adalah toilet :p

Everest Basecamp jalur selatan berada diatas galsier! Glasier ini adalah bongkaan es dengan ukuran super besar yang terbentuk di atas permukaan tanah. Gak tanggung-tanggung, glasier ini adalah glasier tertinggi di dunia! Khumbu Glasier namanya. Entah kenapa waktu jalan menuju tenda rasa cape Rani berkurang karena liat keeksotisan glasier ini. Bentuknya kece, mirip kaya staklaktit yang biasa kita lihat di gua. Lagi asik mengagumi glasier, tiba-tiba turun hujan salju! Makin dingin pula deh keadaannya. Mengeluh sama sekali bukan pilihan saat itu. Ditambah lagi ngedumel juga gak akan ngebuat Rani jadi lebih cepat sampai. Untung kaki aku mau diajak bekerjasama haha.

2018_0330_11525000

Saat memasuki kawasan glasier ketika menuju ke Everest Basecamp (sore hari)

Screen Shot 2018-07-20 at 11.10.36 PM

Khumbu Glasier

Setelah 2 jam berjalan, sampailah Rani di shelter! Operator ini punya dua tenda besar. Tenda pertama adalah tempat makan dan yang kedua adalah dapur. Di sekeliling tenda besar ada tenda-tenda kecil tempat Rani akan tidur malam itu. Rani pun langsung menuju ke tenda makan untuk menghangatkan diri. Makan malam pun diantar dan ternyata mewah buanget! Ayam panggang dari daging segar, kentang dan sayur segar jadi menunya. Kedengerannya biasa aja ya? Hahaha. Buat Rani saat itu, bisa makan daging udah suatu keberuntungan, karena selama pendakian menuju ke Everest Basecamp aku ga diizinkan untuk makan daging dengan alasan daging di jalur pendakian kurang fresh. Penampilan makanannya pun yang paling menggugah selera dibanding makanan di hari-hari sebelumnya. Senangnyaa.

2018_0330_19382200

Suasana di dalam tenda makan

2018_0330_19385800

Makan malamku hehe. Mewah kaan

Setelah makan Rani langsung menuju ke tenda untuk tidur. Percayalah malam itu adalah malam terpanjang seumur hidupku! Rani kebangung lima kali dan rasanya pagi lama banget datengnya. Rani kedinginan, menggigil plus kaki udah mati rasa. Ketika bangun untuk ketiga kalinya malam itu, di rambut Rani ada salju! Entahlah itu beneran salju atau iler aku yang membeku. Ketika akhirnya bangun dan pagi datang, Rani bersyukur stengah mati. Rani menyesal selama ini mengutuk matahari Jakarta. Ku berjanji sampai Indonesia akan langsung minta maaf sama matahari.

2018_0331_07593400

Tenda untuk tidur (menjelang malam)

Seperti biasa ritual pagi Rani selama pendakian adalah pake softlens. Maklum mataku ini minus 4 jadi gak bisa lihat tanpa bantuan haha. Tiba-tiba begitu dibuka, softlens ku sudah beku huaaa. Terus abis itu aku ambil botol minum disamping bantal. Air nya pun beku juga. Semua kompak banget membeku ish. Untung aku bawa softlens cadangan yang kusimpen di tas bagain bawah. Buka tenda, Rani langsung disambut sama pemandangan yang astaga naga kerennya! Matahari cerah kontras sama salju yang putih bersih. Rani langusng tanya sama salah satu penjaga tenda tentang perkiraan suhu kemarin malam dan dia jawab lebih dari -10 derajat celcius. Pantes ajaa kurasanya seperti kena mantra beku.

2018_0331_07591400

Akhirnya pagi datang juga!

2018_0331_09484200

Suasana pagi di EBC. Beautiful isn’t it??

Selesai sarapan Rani masuk lagi ke tenda untuk beres-beres dan merenung sebentar. Rani ngerasa diberkati banget aja bisa ngerasain pengalaman yang luar biasa kaya gitu. Gak nyangka aja bisa sampai kesini. Hidup emang penuh bener sama kejutan yaah. Rani meyakini kejutan buat setiap orang itu ada dan bentuknya beda-beda. Kadang kita dapet yang menyenangkan kadang juga nggak. Tapi semuanya pasti jadi hal yang membentuk diri kita. Untuk kamu yang masih nunggu kejutan berkat di dalam hidupmu tetap sabar dan semangat yaah. Aku percaya kalau berkat diberikan bukan cuma disaat kita mau, tapi disaat kita SIAP.

Patricia Ranieta pamit! Stay awesome fellas!

14 thoughts on “SATU MALAM BERBARING DI GLASIER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s