MENDAKI DI SKOTLANDIA SAAT MUSIM DINGIN

Rani selalu penasaran sama gunung-gunung yang ada di luar Indonesia. Perbedaan vegetasi dan cuaca pasti ngebuat pengalaman mendaki jadi berbeda. Pas pergi ke Inggris, Rani memutuskan untuk naik gunung tertinggi yang ada di sana, namanya Ben Nevis. Gunung ini sebenernya terletak di Skotlandia, tapi yaa Skotlandia kan masih ada dibawah Inggris hehehe. Saat itu aku terbang dari Paris menuju ke Edinburgh, tapi kalau berangkat dari London, kalian bisa naik kereta selama 4 jam.

Aku sampai di Edinburgh udah malam, jadi ku memutuskan untuk langsung istirahat karena harus bangun subuh buat lanjut perjalanan lagi. Yap dari Edinburgh, Rani harus naik kereta lagi menuju ke Fort William tempat pendakian akan dimulai. Harga tiket dari Edinburgh-Fort William adalah 30 pound, kurang lebih Rp 550.000,- laah. Rani naik Scotrail jam lima subuh dari Waverly Station. Eh stasiun ini tuh salah satu lokasi syutingnya Avenger Infinity War looh, ituloh adegan Captain America dateng buat nyelamatin Vision di awal-awal film yeah.

Perjalanan memakan waktu kurang lebih 4 jam. Sesampainya di Fort William jam 9 pagi, aku nyempetin diri buat beli perbekalan dulu. Karena gak ada rencana menginap jadi yah aku cuma beli makanan kecil penambah energi ajose kaya daging panggang hahaha bercanda deeeh, aku beli roti dan cokelat. Oh iya pastiin kalian bawa minum yang cukup yah, 1 orang minimal 1 liter air. Abis selesai beli sarapan, aku langsung naik taksi buat menuju ke titik pendakian. Nah buat mempermudah nanti pas pulang, kalian mending minta nomor handphone supir taksinya tuh buat jemput lagi pas udah turun gunung, soalnya disana sepi banget gak ada transportasi apa apa.

18F244A8-211E-4A34-90C2-53B5112F7F15-1745-000000DEA78E0BD9

Jalur awal pendakian

Ben Nevis memiliki ketinggian 1345 MDPL. Gak terlalu tinggi memang, tapi tetep aja gak boleh ngeremehin yaah. Namanya mendaki di negeri orang rasanya pasti berbeda. Kalau mendaki di Indonesia biasanya hutan-hutan rapat jadi jalur yang kita lewati di awal pendakian. Nah kalo di Ben Nevis, dari awal pendakian pemandangannya udah hamparan rumput hijau terbentang. Terharu aku tuh hikkkss. Saat itu suhu di Ben Nevis berkisar 2-4 derajat celcius. Dingin banget untuk aku yang anak tropis ini.

6AD8A0D4-1522-42CD-B712-7035A532E556-1745-000000DEC8096BF2

Jalur pendakiannya udah rapi terbuat dari batu-batu

Buat kalian yang ingin mendaki di musim dingin perhatikan baik-baik yah perlengkapan yang kalian bawa. Kalau aku waktu itu pakai baju heattech dari Uniqlo yang bisa menyerap panas. Untuk celana aku tetep pakai celana quick dry. Jangan lupa juga untuk pakai kupluk supaya kepala kalian tetap hangat. Saranku jangan gunakan pakaian yang terlalu berlapis lapis yaa karena saat bergerak, suhu tubuh otomatis akan menjadi lebih hangat. Jadi kalau gak mau kedinginan disaat mendaki di musim dingin, ya jangan kelamaan istirahat hihihi.

808FA010-FEE1-42DD-BDB4-9E3115CB13E3-1745-000000DEDABD4596

Ceritanya lagi terkesima melihat pemandangan ajaib yeah

4CFD3782-F33C-4A7F-8836-5C2402B5D5D8-1745-000000DF6FEF6B39

Domba-domba gemas lagi makan nyaam

Pendakian kulanjutkan teruus. Pemandangannya gak jauh beda, tapi makin atas semakin fantastis. Sepanjang mata memandang, gradasi rumput hijau dan kuning memanjakan mataku huo. Kilauan sinar matahari yang muncul dari awan juga super indah :’)). Di sepanjang perjalanan juga banyak tuh domba-domba berbulu tebal gemas yang ingin kubawa pulang. Tapi pemandangan yang paling kuingat adalah pemandangan danau dari atas ketinggian. Demi apapun karena pantulan cahaya, warna danaunya jadi silver. Indaah sekaliiiii.

F8FFC289-3069-473A-8C75-48015A155028-1745-000000DFB1E675BB

Kalau music panas, kayanya aku udah mandi disini deh haha

9D7CDDDA-F6BA-435D-87B7-BCA2E3F9A629-1745-000000DF66CECB71

Itu dia danau silver yang kumaksud wuoooo

Enaknya mendaki di musim dingin adalah gak banyak orang yang naik, jadi yaah kita bisa santai dan gunung berasa punya sendiri saking sepinya haha. Baru setengah perjalanan tiba-tiba puncak Ben Nevis tertutup kabut. Yah gitu deh resikonya mendaki di musim dingin, matahari terbenam lebih cepat dan cuaca juga gak bisa ditebak. Karena kondisi cuaca akhirnya aku dan yang lain memutuskan buat turun huhuhu. Pendaki yang lain pun memang menyarankan untuk gak melanjutkan perjalanan ke atas karena berbahaya.

A91CD6C3-C0EB-4A2D-BF85-38424AE419BE-1745-000000DF2D7ECAF3

Dalam judul gunung milik grupku seorang

Sejujurnya sedih sih gak bisa sampai ke puncak Ben Nevis. Tapi setelah ku pikir-pikir lagi justru disitu seninya naik gunung. Di perjalanan kali ini aku diingetin lagi buat gak ngejadiin puncak gunung sebagai tujuan, tapi lebih kepada menikmati perjalanan dan belajar dari proses itu sendiri. Sama kali ya kaya kehidupan kita sehari hari. Kita suka lupa bersyukur dan gak menikmati proses karena terlalu fokus sama apa yang mau kita capai. Malah kadang rela menghalalkan segala cara diatas dalih pantang menyerah.

MAIN KE DUNIA HARRY POTTER (PART 1)

Waktu tahu bakal ke Inggris, salah satu hal yang bikin aku semangat adalah YEIY AKHIRNYA BISA KE NEGARA HARRY POTTER HAHAHAHA. Inget banget dulu jama SMP sampe rela-rela gak pake uang jajan sama sekali biar bisa inden buku Harry Potter terbaru. Hafal seluruh mantra yang ada di buku Harry Potter sampe cara pengucapannya. Ngabisin baca buku Harry Potter and The Order Of The Phoenix yang tebelnya 1200 halaman dalam waktu 3 hari. Wohooo saat itu ku merasa keren sekali hahaha. Eits elah malah jadi curhat soal kecintaanku pada Harry Potter. Di tulisan ini Rani mau share ke kalian pengalamanku pergi ke Warner Bross Studio di Inggris. Tempat itu adalah lokasi syuting film Harry Potter! Jadi yah udah pasti surga bagi potterhead di seluruh dunia. MARII KITA CUSSS.

ADF914D4-C60F-4982-8BC6-F7CD6F32C532-2677-0000014AA7B883E4

Pintu masuk depan. YAK SUDAH BOLEH HISTERIS

Untuk bisa pergi ke Warner Bross Studio kalian bisa naik kereta dari London Euston Station dan turun di Watford Junction. Waktu tempuhnya kurang lebih 30 menit. Nah dari sana kalian tinggal naik bus yang ada gambar Harry Potternya aja. Biaya yang kalian butuhin dari London Euston Station sampai ke studio kurang lebih 23 poundsterling. Buat tiket masuk, kalian bisa beli online di wbstudiotour.co.uk yaa. Harga tiket untuk dewasa adalah 45 pound, anak-anak 37 pound dan gratis untuk yang masih berusia dibawah 4 tahun.

316FDFFC-2345-4006-BD6A-2B8FB4D976B0-2677-0000014AD897B796

Biar makin penasaran langsung kukasih foto pintu masuk Chamber of Secret 

AB89F953-4250-4B50-8E0C-1523A9C4D358-2677-0000014ADEB600DF

Scene iconic di Harry Potter and The Goblet of Fire

Rani pergi kesana di bulan Desember. Jadi emang lagi high season. Salahnya ku gak beli dulu dari Jakarta. Alhasil pas mau beli kehabisan. YAH SEDIH LAH. Akhirnya coba cari cara lain. Ternyata ada banyak banget yang jual paket tour ke Warner Bross Studio. Harga paket tour ini dua kali lipat lebih mahal. Cuma karena ku mau banget jadi yaudah gapapa di bela-belain deh, gak makan malem juga gak papa hahaha #sobatmisqueen.   Waktu itu aku pake jasa Evans Evans Tours dengan harga 75 poundsterling. Fasilitas yang ku dapat dari Evans Evans Tours adalah transportasi bus pulang pergi ke Warner Bross Studio dan wifi selama di perjalanan. Perjalanan dari pusat kota London ke studio kurang lebih 1 jam.

2805247D-DE41-4532-96C6-D6250D9EBBEF-2677-0000014AC041A4B7

Tangga yang bisa bergerak sendiri hihi

Sampai di lokasi, jantungku mau copot saking seneng sama semangat. Aku inget waktu itu suhu dibawah 5 derajat tapi aku gak ngerasa kedinginan saking happy nya hahaha. Sumpah aku tuh yo norak banget deh hahaha. Antrian untuk masuk ke studio panjang sekaliii. Selama antri kita disuguhi sama foto-foto para pemain dan juga instalasi kamar tidur Harry Potter di Privet Drive. Rasanya tuh kaya ketemu temen lama gitu loh gengs hahahha.

0E0F1517-4D36-4FD1-9216-7471B9BC1569-2677-0000014AA95D0FCA

Potret pemain di ruang tunggu dan antri

4E538D3B-E613-4A0B-B429-3DD8E6F1572D-2677-0000014AAAF2D64E

Kamar tidur Harry di Privet Drive

Pertama kali masuk, aku dibawa ke semacam studio bioskop. Terus diputerin video pembuatan film Harry Potter. Dikasih lihat proses syutingnya dan juga apa aja yang mereka lakukan di studio tersebut. Durasi videonya kurang lebih 15 menit. Begitu selesai, tiba-tiba layarnya terbuka dan dibalik layar aku langsung disambut sama The Great Hall!!!! Yap aula tempat seluruh murid Hogwarts beraktivitas! Keren banget mau nangis. Mataku langsung tertuju sama deretan makanan yang ada di meja. Setiap aku nonton Harry Potter, ku selalu mupeng lihat makanannya hahaha. Ternyata 90% dari makanan tersebut  fake, tapi kalo dilihat tetep menggugah selera nyaam. Deratan kursi dan meja para guru Hogwarts di desain seperti adegan Yule Ball di film Harry Potter and The Goblet of Fire. Saat itu The Great Hall suasananya dibuat persis seperti suasana natal karena pas bulan Desember.

F2B1747F-4A60-4253-8163-733A774356EE-346-0000002184D98E70

Di dalam The Great Hall disisain 2 meja aja

FBE2DBD9-2ABD-4697-A39F-A00AB65AAD37-2677-0000014AB32A3A25

Nyaaamyy ikut laper gak? 

C3EAFD41-D2CA-458C-859C-32303893E37A-2677-0000014AB1979A64

LUUVVV

FA07F2D7-1F89-48B7-B6F4-17E317CF01BD-2677-0000014AAEF9E974

Suasana Christmas di The Great Hall

EFD3C704-A5B4-4167-B58C-C680D5DFF84D-2677-0000014AB5307C46

Desain The Great Hall saat Yule Ball

Ruangan selanjutnya cukup besar. Pas masuk aku langsung disambut sama baju-baju para pemain. Semua baju yang ada di display adalah baju asli yang dipake sama aktor dan aktris waktu shooting film. Ingin rasanya ku menyentuh pakaian itu…namun tentu saja tidak boleh hikss. Setelah itu ada set Gryffindor yang isinya adalah ruang tidur Harry Potter dan ruang rekreasi nya Gryffindor. Kemudian ada Potion Room, ruang kerja Dumbledore, Hagrid’s Hut dll. Ada ratusan properti yang bisa kalian lihat disini. Semuanya detail sekali. Selama berkeliling Rani bener-bener dibawa bernostalgia dengan film ini. Rindu sekali rasanya :’)

0278D922-3C92-4A55-865B-90DF1A0F5A08-2677-0000014ABC76C763

Baju para pemain Harry Potter :”)

E32A5EF5-56EA-451D-9A15-4D2FEE5805D5-2677-0000014AC5E8DE89

Ruang rekreasi Gryffindor

D46FE3AD-26A3-4AB7-9A9D-DEEAA8239A70-2677-0000014ACA7B3926

Ruang kerja Dumbledore

86DDFDFD-99A7-46BA-9999-9B2E6DAF87F0-2677-0000014AD0688C4E

Potion Room 

73C4DDDD-C00A-45F4-91B3-030E7F90F20D-2677-0000014AC1FBCC12

Keran di kamar mandi prefect! Kuingiinn

E5D23215-6FED-4331-A673-515E15740B4A-346-0000002186B5D294

Tongkat sihir dari seluruh pemain 

Ngomongin Harry Potter pasti gak jauh juga yah dari Quidditch! Yeiiiy. Serunya disini aku gak cuma bisa lihat-lihat aja tapi ada juga beberapa spot interaktif yang bisa dicoba, kaya main sapu (kok kesannya kaya nyapu ye) hahaha. Kalau mau coba main Quidditch juga bisa loh! Terus bisa juga foto di Hagrid’s Hut! Dikasih tahu trik pengambilan gambarnya sehingga si Hagrid bisa kelihatan gede banget. Favorit aku adalah set rumah keluarga Weasley yang disebut The Burrow. Disana aku bisa ikut simulasi dan ngerasain keajaiban pekerjaan rumah tangga yang dilakuin Molly Weasley. Ada sensor khusus yang bisa kita coba untuk menggerakan semua peralatan hihi gemas.

367DF1CC-2655-41BD-96F2-F4D903892CD2-2677-0000014AD273A8BF

Seragam pemain Quidditch Gryffindor

0AA6D0A5-ADA0-4A5B-BF73-FCF301915644-2677-0000014AD684A2EB

Nah ini sapunya bisa naik kalo kita bilang UP! 

1F8AE060-73BD-4B93-B719-A283065D2CA1-2677-0000014ADA7D8B9C

Aku udah kelihatan segede Hagrid blum? hehehhe

B22D15C6-D3ED-4447-974A-9C7EB609ADFF-2677-0000014ADCB51A12

Dapur di The Burrow yeiiyy

Selanjutnya adalah Hutan Terlarang! Wuiih ini salah satu set yang paling keren sih di studio. Pas masuk suasananya langsung dibuat kelam dan dingin. Disini kita bisa lihat berbagai satwa sihir yang ada di Harry Potter. Ada Centaurus, Buckbeak dan Aragog! Terus ada tombol interaktif juga di dalam Hutan Terlarang. Kalau kita pencet tombol itu, suasana di sekitar rumah Aragog bakalan langsung mencekam. Ada efek petir, dan asap yang bikin jadi magis. SERUUUUU.

CFE6EBFA-AA7A-42A0-A572-904A9F6862C5-2677-0000014AE36EFF2B

Pintu masuk Hutan Terlarang

DC2B6820-D647-4C49-9634-574476C3B9B2-2677-0000014AE8F29464

Klompotannya Aragog hiiiii

6BFB46DD-7299-44CC-A28F-4F8DB894CA04-2677-0000014AE73883FB

Buckbeak

F51693B3-2FCA-4FC4-B342-CD0A81FA6B71-2677-0000014AE53D4BDD

Ada tombol interaktif yang bikin suasana jadi mencekam wuooo

Masih banyak banget yang bisa kuceritain soal tour ini. Kalau ditulis dalam satu tulisan bisa jadi skripsi eym hahaha. Jadi tulisan ini akan kulanjutkan di part berikutnya yaah. Next ku akan cerita soal Diagon Alley, Hogwarts Express, miniature Hogwarts Castle dan masih banyak lagiiii. Ditunggu yaah!!

MENGGANTUNG DIRI DI TENGAH TEBING

Tidur udah jadi kebutuhan wajib dan penting bagi seluruh umat manusia. Kurang tidur bisa ngebuat orang jadi gak  fokus dan bad mood. Gak heran berbagai macam teknologi dibuat supaya tidur jadi super nyaman dan berkualitas. Mulai dari teknologi bantal nyaman sampai terapi. Nah, yang Rani lakuin kali ini beda dan lebih menantang! Rani mencoba tidur nyaman dan berkualitas di tengah tebing SENDIRIAN. Continue reading “MENGGANTUNG DIRI DI TENGAH TEBING”

MENJELAJAH LONDON DENGAN BUDGET SEADANYA

HALOOO SEMUAAA! SELAMAT DATAAANG. Tulisan ini dibuat untuk mejawab pertanyaan kalian yang penasaran sampai ubun-ubun tentang berapa sih uang yang harus dikuras kalau mau liburan ke London? Selama disana semuanya mahal-mahal gak? Sekali makan habis berapa? Dan segudang pertanyaan lainnya. Continue reading “MENJELAJAH LONDON DENGAN BUDGET SEADANYA”

DIGEBOK IKAN CAKALANG

Indonesia adalah negara maritim. Semua orang nampaknya udah tau lah yaa. Dari SD kita udah selalu diingetin sama fakta yang satu ini. Dari Sabang sampe Merauke, hasil laut yang Indonesia punya tuh macem-macem. Dulu Rani cuma tau sebatas ikan mujair, lele sama mas aja hahaha. Setelah keliling Indonesia baru deh terbuka matanya sama ratusan ribu bahkan jutaan jenis biota laut yang negara kita punya. Nah, gak cuma ikannya aja yang banyak tapi cara menangkap ikannya juga macem-macem. Dari sekian banyak teknik memancing ikan yang ada di Indonesia, mancing cakalang jadi salah satu teknik paling menarik dan seru yang pernah Rani temui. Continue reading “DIGEBOK IKAN CAKALANG”

BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 5)

Sampailah kita di part terakhir dari perjalanan Rani menuju ke Everest Basecamp! Maaf yaa nunggunya agak lama hehe. Perjalanan hari itu bisa dibilang perjalanan yang panjang. Rani akan menuju ke  ketinggian 5000 MDPL. Rasa khawatir, capek, senang, semangat semuanya campur aduk jadi satu layaknya gado-gado yang nikmati disantap di pagi hari. Sedikit lagi Rani! Ayo pasti bisa! Cuma itu aja sih yang kuucap sepanjang perjalanan hehehe. Continue reading “BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 5)”

BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 4)

Part ini akan jadi part paling menyenangkan! Percayalah kalian pasti akan ngiler liat pemandangannya nyehehe. Melanjutkan part sebelumnya, Rani akan melakukan aklimatisasi lagi di Dingboche. Karena sebentar lagi Rani dan tim akan sampai di ketinggian 5000 MDPL. Jadi persiapan tubuh kudu wajib dilakukan. Aklimatisasinya gak selelah dan separah yang Rani lakukan di Namche waktu itu. Entahlah tubuh Rani yang sudah menyesuaikan dengan pendakian ini atau memang jalur yang lebih bersahabat. Sampai di tempat aklimatisasi ada sesuatu yang menarik perhatian mata Rani. Tumpukan batu! Continue reading “BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 4)”

BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 3)

Perjalanan menuju ke Everest Basecamp belum separuh jalan. Masih panjang sekali perjuangannya. Disinilah Rani ngerasa mental mulai diuji. Puji Tuhan sejauh ini badan Rani masih sehat dan selalu mau bekerjasama. Fokus dan suasana hati yang gak menentu, jadi tantangan saat ini. Beh rasanya nih ye suasana hati kaya lagi PMS. Maunya ngamuk sama senggol bacok karena cape. Apalagi nih ye pemirsa yang budiman, aku orangnya emang galak. Tapi ya gak boleh gitu, karena yang lain juga ngalamin kelelahan yang sama. Jadi harus kontrol diri. Yuk mari kita narik napas huh hah huh hah. Continue reading “BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 3)”

BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 2)

Perjalanan Rani di hari kedua berlanjut ke Namche. Nah kalau kata guide Rani si, perjalanan menuju ke Namche adalah salah satu perjalanan yang “besar”. Jarak tempuh Pakdhing-Namche kurang lebih 7 jam. Itu kalo pendaki biasa loh yaa. Karena Rani sambil liputan pasti proses perjalanan berlangsung lebih lama dari jadwal normal. Baik aku gak akan bilang sama kaki tentang kenyataan ini. Semoga si kaki gak sadar dan semoga dia mau diajak bekerjasama. Yuk mulai jalan! 😀 Continue reading “BERJUMPA DENGAN HIMALAYA (PART 2)”